A. HAKIKAT MAKALAH
Makalah merupakan tulisan formal mengenai suatu hal untuk disampaikan kepada khalayak umum dalam forum ilmiah, seperti dalam seminar, simposium, atau diskusi-diskusi ilmiah lainnya.
Makalah merupakan salah satu bentuk karya ilmiah dalam penggarapannya dilakukan secara objektif, empiris, dan mendalam. Keobyektifan tersebut harus didukung oleh fakta-fakta dan informasi yang telah diuji kesahihannya.
Makalah biasanya ditulis sesuai dengan konvensi berikut ini.
1. Halaman-halaman pendahuluan (kata pengantar, daftar isi).
2. Pendahuluan.
3. Isi makalah.
4. Penutup.
5. Daftar Pustaka.
B. LANGKAH – LANGKAH MENULIS MAKALAH
Secara sederhana, ada beberapa langkah yang hapus dilakukan dalam menulis makalah. Sebagai berikut dibawah ini.
1. Menentukan Pokok Masalah ( Topik )
2. Menentukan Tujuan
3. Mengumpulkan Bahan Tulisan
4. Menyusun Kerangka Makalah
5. Mengembangkan Kerangka Makalah
6. Menyusun Daftar Pustaka.
Komponen-komponen yang harus ada dalam daftar pustaka adalah
a. nama pengarang
b. tahun penerbitan
c. judul sumber tulisan
d. kota tempat terbit, dan
e. nama penerbit
C. TEKNIK NOTASI ILMIAH
Dalam penulisan karya ilmiah dikenal konvensi notasi ilmiah. Salah satu jenis notasi ilmiah itu ialah catatan kaki. Catatan kaki berisi keterangan tambahan yang tidak dicantumkan dalam uraian.
1. Cara Menulis Kutipan
Kutipan terbagi ke dalam dua bagian. Yakni catatan dan kutipan.
a. Catatan
Yang dimaksud dengan catatan adalah keterangan tambahan tentang suatu fakta, teori, atau pernyataan yang terdapat dalam uraian.
b. Catatan Pustaka.
D. KUTIPAN
Kutipan dapat dibedakan menjadi kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung ialah penyataan yang kita tulis dalam susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikit pun. Sedangkan kutipan tidak langsung yaitu pengungkapan kembali maksud penulis dengan kata-katanya sendiri.
E. PROSEDUR PENELUSURAN BAHAN ATAU SUMBER BACAAN MAKALAH
Sumber tertulis yang telah dikutip dalam malah dicantumkan di daftar pustaka. Adapun sumber – sumber lain yang tidak dikutip walaupun telah kita baca tidak perlu dicantumkan dalam daftar pustaka.
Komponen – komponen yang harus ada dalam daftar pustaka adalah nama pengarang, tahun penerbitan, judul sumber tertulis, kota tempat terbit, dan nama penerbit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar