Selasa, 19 November 2013

PUISI CINTA 2

Cinta Gila
Menari di ujung cakrawala

Memahat nama di palung-palung bidadari

Mengais rindu di taburan warna pelangi

Menyanyi di antara deru angin



Kamu,

Membuat aku terbuai hingga ubun-ubun

Membutakan pandangan dalam angan

Merengkuh nikmat dalam harapan



Aku,

Mendambamu di setiap nafas

Mengingatmu di setiap denyut

Menginginkanmu di setiap jerih



Entah,

Kenapa aku bisa mencintaimu segila ini?!



Pengagummu
Hentikan aku jika bisa

Jiwa kuat memeluk rasa

Hentikan aku jika sanggup

Jiwa kuat mendera rindu



Hei Adam,

Aku Hawa yang sendirian

Bertahun-tahun terpaku disini

Bertahun-tahun terpana disini



Kapan?

Kapan Adam?

Kapan, kau akan sadar akan kokohnya adaku

Kapan, kau akan sentuh cintaku



Musim berganti-ganti

Namun kau tak jua menepi

Terus berlayar menjauhi

Seakan tak mengerti



Hei Adam,

Pergilah…

Namun satu yang pasti

Ku tetap menanti!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar